Rabu, 14 Maret 2012

TUGAS ARTIKEL - EKONOMI PEMBANGUNAN


Bencana Alam

Bencana alam masih akan menjadi ancaman serius di Indonesia pada 2012. Banjir, cuaca ekstrem, gempa bumi, dan gunung meletus masih akan melanda negeri kita.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sri Woro B Harijono memperkirakan ancaman banjir besar di Jakarta akan terjadi pada Januari 2012. Khusus daerah pantai saat hujan tinggi akan menjadi persoalan serius karena berbarengan dengan rob. Efeknya, banjir akan lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
Faktor cold surge cukup berat menekan Jakarta dari laut dan dari atmosfer saat terjadi hujan lokal secara terus-menerus, ditambah banjir kiriman. Selain itu, pada akhir Januari matahari juga sedang berada tepat di atas Pulau Jawa. Radiasi matahari maksimal juga bisa berpengaruh pada faktor kemungkinan banjir.
Saat ini air sulit meresap ke dalam tanah, karena sebagian besar lahan di Jakarta penuh dengan bangunan beton dan aspal dan menyisihkan sedikit lahan terbuka.
Bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem memang akan mendominasi di tahun 2012.
Menurut Presiden Ikatan Ahli Geolagi Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari, dari kajian geologi dunia, pemanasan global akan mempengaruhi kondisi meteorologis. Gejala bencana hidrometerologis ini dipicu perubahan iklim global yang menyebabkan adanya perubahan musim dan terjadinya curah hujan anomali.
Curah hujan ekstrem tinggi di daerah-daerah rawan longsor akan memicu longsor dan di daerah dataran perkotaan yang sistem drainasinya rusak akan menyebabkan banjir. Masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan longsoran yang menyebabkan banjir lahar di daerah-daerah yang sebelumnya menjadi tempat bertumpuknya material lepas hasil erupsi gunung api.
Tahun 2012 mendatang curah hujan ini perlu diamati secara terus menerus, karena curah hujan ini akan menjadi pemicu utama bencana yang berpotensi menyebabkan kerugian serta korban akan paling besar.
Pemerintah harus mengingatkan masyarakat yang tinggal di lereng gunung, tebing atau bantaran sungai harus waspada sebab kawasan ini rawan longsor dan banjir bandang.
Selain banjir, bencana alam yang masih akan mengancam pada 2012 yaitu gempa bumi dan letusan gunung berapi. Bencana ini tidak dapat diprediksi secara langsung.
Akhir Desember 2011 saja tercatat ada 23 gunung api yang berstatus di atas normal. 6 di antaranya berstatus Siaga (level 2), yaitu Gunung Anak Karakatu (Banten), Gunung Lokon (Tomohon, Sulawesi Utara), Gunung Karangetan (Sitaro, Sulawesi Utara), Gunung Papandayan (Garut, Jawa Barat), Gunung Gamalama (Ternate, Maluku Utara) dan Gunung Ijen (Banyuwangi, Jawa Timur).
Sampai bulan Januari 2012 gunung-gunung itu masih belum bisa diturunkan statusnya dari siaga. Kita masih terus pantau perkembangannya.
Pemerintah dan masyarakat benar-benar harus waspada menghadapi ancaman-ancaman bencana alam. Cara penanggulangan bencana harus sudah disiapkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar